KOTA PEKANBARU

Target PAD Selalu Meleset, Tahun Ini Optimis Tercapai

Redaksi DDTCNews | Rabu, 05 April 2017 | 15:30 WIB
Target PAD Selalu Meleset, Tahun Ini Optimis Tercapai

PEKANBARU, DDTCNews – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk 2017 setinggi Rp802 miliar yang meliputi retribusi dan berbagai jenis pajak lainnya.

Sekretaris Bapenda Kota Pekanbaru Kendi Harahap merasa optimis target PAD tersebut bisa dicapai dengan sejumlah cara. Meskipun, target PAD Pekanbaru setiap tahunnya sulit untuk dicapai.

"Kita cukup optimis bahwa kita mampu mengoptimalkan seluruh potensi PAD yang bisa kita serap untuk penggerak pembangunan kota," katanya, Senin (3/4).

Baca Juga:
Opsen Berlaku 2025, Pemprov Turunkan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan

Penetapan target tersebut, aeperti dilansir Riau24.com, tidak sejalan jika dibandingkan dengan angka penyerapan PAD pada tahun-tahun sebelumnya. Jika pun ada kenaikan, nilainya sedikit dan tetap tak mampu mencapai angka target maksimum.

Karena pada 2015 Bapenda Pekanbaru mencatat pencapaian pajak berkisar Rp360 miliar dari target Rp600 miliar. Kemudian pada tahun berikutnya, hanya naik tipis menjadi Rp390,3 miliar dari target Rp537,6 miliar.

Sementara, sektor pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan atau Bangunan (BPHTB) masih dominan, yang pada tahun lalu tercapai Rp105 miliar dari target Rp111 miliar. Kemudian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terealisasi senilai Rp60 miliar dari target yang ditetapkan sekitar Rp104 miliar.

Baca Juga:
9 Jenis Pajak Daerah Terbaru yang Ditetapkan Pemkot Sibolga

Bapenda Pekanbaru melakukan sejumlah langkah untuk bisa mengoptimalkan penyerapan PAD. Hal ini meliputi pendataan ulang wajib pajak, pembaruan teknologi, perbaikan sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana.

"Kami tetap realistis, jika sewaktu-waktu target bisa dikoreksi. Seperti pada APBD perubahan biasanya target berkurang, sesuai dengan kondisi terkini,” pungkasnya. (Amu)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Kamis, 26 Desember 2024 | 13:00 WIB PROVINSI JAWA TIMUR

Opsen Berlaku 2025, Pemprov Turunkan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan

Kamis, 26 Desember 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK DAERAH

9 Jenis Pajak Daerah Terbaru yang Ditetapkan Pemkot Sibolga

Kamis, 26 Desember 2024 | 08:30 WIB KOTA BATAM

Ada Pemutihan, Pemkot Berhasil Cairkan Piutang Pajak Rp30 Miliar

Selasa, 24 Desember 2024 | 16:30 WIB PROVINSI SUMATERA SELATAN

Realisasi Pajak Rokok di Sumsel Tak Capai Target, Ini Penyebabnya

BERITA PILIHAN
Kamis, 26 Desember 2024 | 13:30 WIB CORETAX SYSTEM

Jelang Coretax Diterapkan, PKP Bakal Perlu Bikin Sertel Baru

Kamis, 26 Desember 2024 | 13:00 WIB PROVINSI JAWA TIMUR

Opsen Berlaku 2025, Pemprov Turunkan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan

Kamis, 26 Desember 2024 | 12:30 WIB ADMINISTRASI PAJAK

PKP Risiko Rendah Diterbitkan SKPKB, Kena Sanksi Kenaikan atau Bunga?

Kamis, 26 Desember 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK DAERAH

9 Jenis Pajak Daerah Terbaru yang Ditetapkan Pemkot Sibolga

Kamis, 26 Desember 2024 | 10:30 WIB KILAS BALIK 2024

Januari 2024: Ketentuan Tarif Efektif PPh Pasal 21 Mulai Berlaku

Kamis, 26 Desember 2024 | 10:00 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Kredit Investasi Padat Karya Diluncurkan, Plafonnya Capai Rp10 Miliar

Kamis, 26 Desember 2024 | 09:30 WIB PENGAWASAN BEA CUKAI

Libur Natal dan Tahun Baru, Bea Cukai Perketat Pengawasan di Perairan

Kamis, 26 Desember 2024 | 09:00 WIB CORETAX SYSTEM

Fitur Coretax yang Tersedia selama Praimplementasi Terbatas, Apa Saja?

Kamis, 26 Desember 2024 | 08:45 WIB BERITA PAJAK HARI INI

PPN 12 Persen, Pemerintah Ingin Rakyat Lebih Luas Ikut Bayar Pajak

Kamis, 26 Desember 2024 | 08:30 WIB KOTA BATAM

Ada Pemutihan, Pemkot Berhasil Cairkan Piutang Pajak Rp30 Miliar