KOTA MAKASSAR

Per Semester I, PAD Makassar Baru Mencapai 26,43%

Redaksi DDTCNews | Kamis, 14 Juli 2016 | 12:02 WIB
Per Semester I, PAD Makassar Baru Mencapai 26,43%

MAKASSAR, DDTCNews – Realisasi penerimaan asli daerah (PAD) Kota Makassar belum menunjukkan peningkatan. Hingga berakhirnya semester I tahun ini, PAD baru menyentuh angka Rp317 miliar atau hanya 26,43% dari target sebesar Rp1,7 triliun.

Sekretaris Daerah Kota Makassar Ibrahim Saleh mengatakan kondisi ini menyita perhatian Pemerintah Kota Makassar karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tahun berikutnya terancam dipangkas.

“Ini yang akan kita bahas Sabtu nanti di Rakorsus (Rapat Koordinasi Khusus). Karena kalau pencapaian PAD tidak capai target, bisa saja di APBD-P nanti anggaran kita dipotong,” ujar Ibrahim.

Baca Juga:
Resmi! Samsat Kini Turut Kelola Pembayaran Opsen Pajak Kendaraan

Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Makassar memiliki target pencapaian penerimaan sebanyak 70%-80% hingga bulan Agustus. Ibrahim pun sangsi target penerimaan tersebut dapat tercapai.

“Selama ini, realisasi PAD memang menjadi penilaian bagi kinerja aparatur daerah. Maka dari itu pemerintah daerah harus terus berusaha memaksimalkan pendapatannya,” ujarnya.

Masih menurut Ibrahim, dilansir dari pojoksulsel.com, capaian PAD tahun ini memang terbilang rendah jika dibandingkan PAD tahun lalu. Penurunan PAD ini terjadi karena belum maksimalnya electronic tax (e-Tax) atau pajak elektronik untuk penarikan pajak hotel dan restoran di Makassar.

Baca Juga:
Banyak Pengusaha Tak Patuh, Setoran Pajak Sarang Burung Walet Rendah

“Dispenda perlu menindak tegas karena banyak alat yang digunakan di masing-masing hotel dan restoran tidak tertib,” tambahnya.

Sistem online untuk pajak daerah memang mulai diterapkan Kota Makassar tahun ini. Sistem ini digunakan untuk menjaring pajak hotel, restoran, hiburan dan parkir. “Dengan begini Dispenda dapat memonitor pergerakan penerimaan pajak dan pengawasannya,” pungkas Ibrahim. (Amu)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Sabtu, 08 Februari 2025 | 14:33 WIB KOTA YOGYAKARTA

Pemkot Jogja Mulai Bagikan SPPT PBB, Targetnya Rp130 Miliar

Sabtu, 08 Februari 2025 | 10:00 WIB KABUPATEN SUBANG

Tahun Ini Ada Lagi Penghapusan Denda PBB-P2! Jangan Lewatkan

Jumat, 07 Februari 2025 | 08:30 WIB PERPRES 4/2025

Resmi! Samsat Kini Turut Kelola Pembayaran Opsen Pajak Kendaraan

BERITA PILIHAN
Sabtu, 08 Februari 2025 | 16:00 WIB KP2KP ENREKANG

NPWP Jadi Syarat Melamar Kerja, Kantor Pajak Dipadati Pencari Kerja

Sabtu, 08 Februari 2025 | 15:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Jenis-Jenis SPT Tahunan PPh Orang Pribadi yang Harus Kamu Tahu!

Sabtu, 08 Februari 2025 | 14:49 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Prabowo Siapkan Strategi Pengembangan Industri Mobil Listrik di RI

Sabtu, 08 Februari 2025 | 14:33 WIB KOTA YOGYAKARTA

Pemkot Jogja Mulai Bagikan SPPT PBB, Targetnya Rp130 Miliar

Sabtu, 08 Februari 2025 | 14:21 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Jangan Lupa! Beli Elpiji 3 kg di Subpangkalan Harus Tunjukkan KTP

Sabtu, 08 Februari 2025 | 13:30 WIB RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa Gugatan Pajak Akibat Penyitaan Rumah Orang Tua

Sabtu, 08 Februari 2025 | 13:00 WIB KEBIJAKAN PAJAK

PPN Rumah Ditanggung Negara, Pemerintah Perhatikan Sektor Perumahan

Sabtu, 08 Februari 2025 | 11:30 WIB KEPATUHAN PAJAK

Wah! DJP Lagi Siap-Siap Kirim Email Blast ke WP Soal Lapor SPT Tahunan

Sabtu, 08 Februari 2025 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Mekanisme Pemungutan Pajak Hasil Bumi Kerajaan Majapahit