PERGUB DKI JAKARTA 23/2023

DKI Revisi Pergub Soal Pembebasan BPHTB Atas Perolehan Hak Pertama

Muhamad Wildan | Rabu, 06 September 2023 | 10:45 WIB
DKI Revisi Pergub Soal Pembebasan BPHTB Atas Perolehan Hak Pertama

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merevisi ketentuan pembebasan BPHTB atas perolehan hak pertama melalui penetapan Pergub 23/2023.

Merujuk pada bagian pertimbangan, peraturan sebelumnya, yakni Pergub 126/2017, perlu direvisi guna memberikan kejelasan atas perolehan hak atas tanah dan bangunan oleh lebih dari 1 orang penerima secara bersama.

"[Untuk] memberikan kepastian hukum yang diperoleh oleh lebih dari 1 orang penerima hak secara bersamaan untuk pembebasan BPHTB terhadap perolehan hak pertama kali dengan nilai perolehan objek pajak sampai dengan nilai tertentu, Pergub 126/2017 perlu diganti," bunyi bagian pertimbangan Pergub 23/2023, dikutip Rabu (6/9/2023).

Baca Juga:
Sempat Menolak, PDIP Kini Berbalik Dukung PPN 12 Persen

Melalui Pasal 1 Pergub 23/2023, didefinisikan secara jelas bahwa yang dimaksud dengan perolehan hak pertama kali adalah perolehan hak atas tanah dan bangunan oleh wajib pajak untuk yang pertama kali tercatat dalam sistem Bapenda DKI Jakarta.

Pembebasan BPHTB diberikan kepada pemohon yang merupakan wajib pajak orang pribadi yang memperoleh hak pertama kali. Pembebasan diberikan bila objek yang diperoleh adalah rumah tapak dengan NPOP maksimal Rp2 miliar.

Perolehan hak yang mendapatkan pembebasan BPHTB dari Pemprov DKI adalah jual beli, hibah, hibah wasiat, waris, kelanjutan pelepasan hak, ataupun di luar pelepasan hak.

Baca Juga:
Realisasi Pajak Rokok di Sumsel Tak Capai Target, Ini Penyebabnya

Jika objek pembebasan BPHTB ternyata diperoleh oleh lebih dari 1 orang penerima hak secara bersamaan, pembebasan BPHTB tetap diberikan sepanjang salah satu dari penerima hak telah memenuhi syarat untuk mendapatkan pembebasan BPHTB.

Ketika mengajukan permohonan pembebasan BPHTB, pemohon harus mencantumkan identitas dari seluruh penerima hak. Nantinya, penerima hak yang sudah diberikan pembebasan BPHTB tidak bisa lagi memperoleh fasilitas yang sama secara perseorangan untuk perolehan hak berikutnya.

Permohonan cukup diajukan oleh wajib pajak ataupun kuasanya secara elektronik melalui laman ebphtb.jakarta.go.id.

Pergub 23/2023 diundangkan pada 28 Agustus 2023 dan berlaku sejak tanggal tersebut. Dengan berlakunya Pergub 23/2023, ketentuan sebelumnya yakni Pergub 126/2017 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. (sap)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Selasa, 24 Desember 2024 | 19:00 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Sempat Menolak, PDIP Kini Berbalik Dukung PPN 12 Persen

Selasa, 24 Desember 2024 | 16:30 WIB PROVINSI SUMATERA SELATAN

Realisasi Pajak Rokok di Sumsel Tak Capai Target, Ini Penyebabnya

Selasa, 24 Desember 2024 | 14:00 WIB PROVINSI DAERAH KHUSUS JAKARTA

Opsen Pajak Kendaraan Tidak Berlaku di Jakarta, Ternyata Ini Sebabnya

Selasa, 24 Desember 2024 | 12:50 WIB STATISTIK TARIF PAJAK

Beban Pajak Perseroan dengan Pemegang Saham Orang Pribadi di Indonesia

BERITA PILIHAN
Rabu, 25 Desember 2024 | 13:30 WIB PSAK 201

Item-Item dalam Laporan Posisi Keuangan Berdasarkan PSAK 201

Rabu, 25 Desember 2024 | 13:00 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Kontribusi ke Negara, DJP: Langganan Platform Digital Kena PPN 12%

Rabu, 25 Desember 2024 | 12:30 WIB KEBIJAKAN KEPABEANAN

Fitur MFA Sudah Diterapkan di Portal CEISA sejak 1 Desember 2024

Rabu, 25 Desember 2024 | 11:30 WIB PMK 94/2023

Pemerikaan Pajak oleh DJP terhadap Kontraktor Migas, Apa Saja?

Rabu, 25 Desember 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Dokumen yang Dilampirkan saat Pemberitahuan Perpanjangan SPT Tahunan

Rabu, 25 Desember 2024 | 09:37 WIB KURS PAJAK 25 DESEMBER 2024 - 31 DESEMBER 2024

Kurs Pajak Terbaru: Rupiah Melemah terhadap Mayoritas Mata Uang Mitra

Rabu, 25 Desember 2024 | 09:30 WIB THAILAND

Negara Tetangga Ini Bakal Bebaskan Hutan Mangrove dari Pajak

Rabu, 25 Desember 2024 | 09:00 WIB LAYANAN PAJAK

Kantor Pajak Telepon 141.370 WP Sepanjang 2023, Kamu Termasuk?