PROMOSI PEJABAT

Begini Instruksi Khusus Menkeu pada Dua Pejabat Baru Eselon 1

Redaksi DDTCNews | Selasa, 01 Agustus 2017 | 09:40 WIB
Begini Instruksi Khusus Menkeu pada Dua Pejabat Baru Eselon 1

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Setkab)

JAKARTA, DDTCNews – Menteri Keuangan melantik 2 pejabat Eselon I Kementerian Keuangan Luky Alfirman sebagai Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara, serta Arif Baharuddin sebagai Staf Ahli Bidang Kebijakan Regulasi Jasa Keuangan dan Pasar Modal.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan baik tugas baru yang diemban oleh kedua pejabat tersebut, maupun para pegawai Kementerian Keuangan lainnya bukanlah tugas yang mudah. Ia berharap seluruh pegawainya tidak mengecewakan dalam menjalani tugas yang diemban.

“Saya cukup berbahagia telah mendapatkan kesempatan untuk masuk di dalam arena dalam menghadapi tantangan ini. Saya berharap seluruh jajaran Kementerian Keuangan tidak mengecewakan dalam menghadapi tantangan dan memberikan respon yang secara tepat, cepat dan akurat,” ujarnya di Kementerian Keuangan, Jumat (28/7).

Baca Juga:
Kemenkeu Era Prabowo Tak Lagi Masuk di Bawah Koordinasi Menko Ekonomi

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu meminta Luky untuk bisa mendesain kebijakan penerimaan negara agar lebih efektif sekaligus merencanakan desain kebijakan yang bisa berimplementasi tidak hanya pada satu sisi saja.

“Jadi harus bisa memikirkan bagaimana membuat desain kebijakan penerimaan negara yang di satu sisi bisa mengumpulkan sumber daya bagi negara, serta juga bisa lebih cepat bereaksi terhadap kondisi di dalam perekonomian yang setiap hari mengalami sejumlah dinamika,” tuturnya.

Perempuan yang kerap disapa Ani tersebut pun meminta Arif agar bisa memberdayakan Kementerian Keuangan yang berlaku sebagai institusi keuangan negara. Pasalnya, Kementerian Keuangan menjadi institusi negara yang mampu melihat dengan lebih jernih mengenai keuangan negara.

Baca Juga:
Kembali Dilantik Jadi Menkeu, Begini Pesan Sri Mulyani kepada Jajaran

“Sektor keuangan merupakan sektor yang sangat penting. Sektor keuangan inilah yang menjadi tulang punggung dari suatu kondisi perekonomian di dalam setiap negara,” ucapnya.

Ia pun berharap melalui berbagai pelantikan pejabat yang dilakukannya, Kementerian Keuangan bisa menjadi organisasi yang dinamis, penuh dengan content knowledge dan content experience yang bisa dikelola tidak hanya untuk pribadi, namun harus bisa dibagikan kepada seluruh pegawainya.

“Saya ingin organisasi di dalam Kementerian Keuangan semakin lama akan semakin memiliki martabat, serta prestise yang bisa dibanggakan oleh masyarakat dalam memandang institusi ini,” pungkasnya. (Gfa/Amu)


Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Selasa, 22 Oktober 2024 | 11:45 WIB PERPRES 139/2024

Kemenkeu Era Prabowo Tak Lagi Masuk di Bawah Koordinasi Menko Ekonomi

Selasa, 22 Oktober 2024 | 09:30 WIB KABINET MERAH PUTIH

Kembali Dilantik Jadi Menkeu, Begini Pesan Sri Mulyani kepada Jajaran

Senin, 21 Oktober 2024 | 18:33 WIB PENDAPATAN NEGARA

Kejar Pendapatan, DPR Imbau Pemerintah Optimalkan Sektor Perkebunan

Senin, 21 Oktober 2024 | 16:15 WIB KABINET MERAH PUTIH

Anggito: Belum Ada Pembagian Tugas yang Formal Antar Wamenkeu

BERITA PILIHAN
Rabu, 23 Oktober 2024 | 09:19 WIB BERITA PAJAK HARI INI

Kementerian Keuangan Kini di Bawah Langsung Presiden Prabowo

Selasa, 22 Oktober 2024 | 21:45 WIB LEMBAGA LEGISLATIF

Sah! Misbakhun Terpilih Jadi Ketua Komisi XI DPR 2024-2029

Selasa, 22 Oktober 2024 | 21:00 WIB KEBIJAKAN PAJAK

PPN Mestinya Naik Tahun Depan, Gerindra akan Bahas Bareng Kemenkeu

Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:30 WIB KPP PRATAMA JAMBI TELANAIPURA

WP Gagal Daftar LPSE karena KSWP Tidak Valid, Gara-Gara Tak Lapor SPT

Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:06 WIB LEMBAGA LEGISLATIF

DPR Tetapkan Daftar Mitra Kerja untuk Komisi XII dan Komisi XIII

Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:41 WIB IHPS I/2024

BPK Selamatkan Keuangan Negara Rp13,66 Triliun pada Semester I/2024

Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:30 WIB KANWIL DJP JAWA TIMUR II

Pakai Faktur Pajak Fiktif, Dirut Perusahaan Akhirnya Ditahan Kejari

Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:00 WIB TIPS PAJAK DAERAH

Cara Daftarkan Objek Pajak Alat Berat di DKI Jakarta secara Online

Selasa, 22 Oktober 2024 | 15:30 WIB AUSTRALIA

Bikin Orang Enggan Beli Rumah, Australia Bakal Hapus BPHTB