EFEK VIRUS CORONA

Jokowi Kucurkan Rp2,2 Triliun untuk Bantuan Sosial Warga DKI Jakarta

Dian Kurniati | Jumat, 10 April 2020 | 08:00 WIB
Jokowi Kucurkan Rp2,2 Triliun untuk Bantuan Sosial Warga DKI Jakarta

Presiden Joko Widodo. (foto: Setkab)

JAKARTA, DDTCNews—Pemerintah pusat memutuskan untuk mengucurkan dana sebesar Rp2,2 triliun untuk bantuan sosial (bansos) warga miskin di DKI Jakarta.

Presiden Joko Widodo (Jokowoi) mengatakan anggaran tersebut akan disalurkan untuk 2,6 juta jiwa atau 1,2 juta kepala keluarga di DKI Jakarta. Rencananya, bantuan itu diberikan sebesar Rp600.000 per bulan selama 3 bulan.

“Anggaran yang dialokasikan Rp2,2 triliun,” katanya melalui konferensi video, Kamis (9/4/2020).

Baca Juga:
Januari 2024: Ketentuan Tarif Efektif PPh Pasal 21 Mulai Berlaku

Pemerintah juga menyiapkan insentif berupa program keselamatan oleh Polri untuk 197.000 sopir taksi, bus, truk, dan kernetnya. Bantuan tersebut nantinya akan mengkombinasikan bantuan sosial dan pelatihan.

Bantuan diberikan senilai Rp600.000 per bulan selama 3 bulan dengan total anggaran yang dikucurkan sebesar Rp360 miliar. Kelompok sopir taksi hingga bus, dinilai ikut terkena dampak ekonomi akibat virus Corona.

Bantuan sosial juga diberikan kepada warga miskin di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Sebanyak 1,6 juta jiwa atau 576.000 kepala keluarga akan mendapat Rp600.000 per bulan untuk setiap kepala keluarga selama 3 bulan.

Baca Juga:
Jasa Travel Agent Kena PPN Besaran Tertentu, PM Tak Dapat Dikreditkan

Jokowi menyebut bantuan sosial untuk kelompok miskin di Jabodetabek tersebut untuk mencegah warga mudik ke kampung halaman. Kebijakan itu juga untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah wabah virus Corona.

Pemerintah juga menyiapkan uang tunai untuk 9 juta kepala keluarga kelompok miskin yang tidak masuk dalam program penerima program keluarga harapan maupun kartu sembako. Tiap kepala keluarga mendapat Rp600.000/bulan selama 3 bulan.

Anggaran dana desa juga akan dialokasikan untuk bantuan sosial di desa. Alokasi dana desa bisa menjangkau sekitar 10 juta keluarga dengan nilai bantuan Rp600.000/bulan selama 3 bulan untuk tiap kepala keluarga. (rig)


Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Kamis, 26 Desember 2024 | 10:30 WIB KILAS BALIK 2024

Januari 2024: Ketentuan Tarif Efektif PPh Pasal 21 Mulai Berlaku

Rabu, 25 Desember 2024 | 13:00 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Kontribusi ke Negara, DJP: Langganan Platform Digital Kena PPN 12%

BERITA PILIHAN
Kamis, 26 Desember 2024 | 13:00 WIB PROVINSI JAWA TIMUR

Opsen Berlaku 2025, Pemprov Turunkan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan

Kamis, 26 Desember 2024 | 12:30 WIB ADMINISTRASI PAJAK

PKP Risiko Rendah Diterbitkan SKPKB, Kena Sanksi Kenaikan atau Bunga?

Kamis, 26 Desember 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK DAERAH

9 Jenis Pajak Daerah Terbaru yang Ditetapkan Pemkot Sibolga

Kamis, 26 Desember 2024 | 10:30 WIB KILAS BALIK 2024

Januari 2024: Ketentuan Tarif Efektif PPh Pasal 21 Mulai Berlaku

Kamis, 26 Desember 2024 | 10:00 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Kredit Investasi Padat Karya Diluncurkan, Plafonnya Capai Rp10 Miliar

Kamis, 26 Desember 2024 | 09:30 WIB PENGAWASAN BEA CUKAI

Libur Natal dan Tahun Baru, Bea Cukai Perketat Pengawasan di Perairan

Kamis, 26 Desember 2024 | 09:00 WIB CORETAX SYSTEM

Fitur Coretax yang Tersedia selama Praimplementasi Terbatas, Apa Saja?

Kamis, 26 Desember 2024 | 08:45 WIB BERITA PAJAK HARI INI

PPN 12 Persen, Pemerintah Ingin Rakyat Lebih Luas Ikut Bayar Pajak

Kamis, 26 Desember 2024 | 08:30 WIB KOTA BATAM

Ada Pemutihan, Pemkot Berhasil Cairkan Piutang Pajak Rp30 Miliar

Kamis, 26 Desember 2024 | 08:00 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Bagaimana Cara Peroleh Diskon 50 Persen Listrik Januari-Februari 2025?