AMERIKA SERIKAT

Jelang Pilpres, Harris dan Trump Sama-Sama Janji Bebaskan Pajak Tip

Muhamad Wildan | Senin, 12 Agustus 2024 | 19:00 WIB
Jelang Pilpres, Harris dan Trump Sama-Sama Janji Bebaskan Pajak Tip

Donald Trump adan Kamala Harris. (foto: aa.com.tr)

WASHINGTON D.C., DDTCNews - Calon presiden (capres) AS dari Partai Demokrat Kamala Harris turut menjanjikan pembebasan pajak atas tip.

Janji yang disampaikan Harris tersebut serupa dengan janji yang disampaikan oleh capres dari Partai Republik, Donald Trump.

"Ketika saya menjadi presiden, kami akan melanjutkan perjuangan kami untuk pekerja AS, termasuk menaikkan upah minimum dan menghapus pajak atas tip bagi pekerja di bidang jasa dan perhotelan," katanya, dikutip pada Senin (12/8/2024).

Baca Juga:
Kontribusi ke Negara, DJP: Langganan Platform Digital Kena PPN 12%

Untuk memberikan fasilitas pembebasan pajak atas tip, Harris akan menyiapkan undang-undang baru untuk dibahas lebih lanjut bersama Kongres AS.

Menurut tim kampanyenya, Harris akan bekerja sama dengan parlemen untuk menyusun kebijakan tip bebas pajak secara komprehensif beserta threshold penghasilannya.

Threshold tersebut diperlukan dalam rangka mencegah adanya penyalahgunaan insentif oleh hedge fund managers dan pihak-pihak lainnya.

Baca Juga:
Apa Itu Barang Tidak Kena PPN serta PPN Tak Dipungut dan Dibebaskan?

Sementra itu, dalam akun media sosialnya, Trump menuding Harris tidak mampu menyusun rencana kebijakannya sendiri.

"[Harris] baru saja meniru kebijakan pembebasan pajak atas tip milik saya. Bedanya, Harris tidak akan melakukannya. Dia mengutarakan ide tersebut hanya untuk tujuan politik," ujarnya melalui Truth Social.

Meski Harris dan Trump sama-sama mendukung ide pembebasan pajak atas tip, keduanya masih belum memberikan detail lebih lanjut terkait dengan kebijakan tersebut.

Baca Juga:
Pemerikaan Pajak oleh DJP terhadap Kontraktor Migas, Apa Saja?

Untuk itu, belum dapat dipastikan akan ada berapa banyak pekerja yang akan mendapatkan manfaat dari kebijakan tersebut.

Sementara itu, Committee for a Responsible Federal Budget memperkirakan pembebasan pajak secara penuh (PPh dan payroll tax) atas seluruh tip yang diterima pekerja akan menggerus penerimaan pajak senilai US$150 miliar hingga US$250 miliar selama 10 tahun ke depan.

Saat ini, tip diperlakukan sebagaimana penghasilan pada umumnya dan terutang PPh. Pemberi kerja berkewajiban untuk memotong payroll tax setiap bulannya dalam hal pegawai mendapatkan tip senilai US$20 atau lebih per bulan. (rig)


Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Rabu, 25 Desember 2024 | 13:00 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Kontribusi ke Negara, DJP: Langganan Platform Digital Kena PPN 12%

Rabu, 25 Desember 2024 | 11:30 WIB PMK 94/2023

Pemerikaan Pajak oleh DJP terhadap Kontraktor Migas, Apa Saja?

Rabu, 25 Desember 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Dokumen yang Dilampirkan saat Pemberitahuan Perpanjangan SPT Tahunan

BERITA PILIHAN
Rabu, 25 Desember 2024 | 13:30 WIB PSAK 201

Item-Item dalam Laporan Posisi Keuangan Berdasarkan PSAK 201

Rabu, 25 Desember 2024 | 13:00 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Kontribusi ke Negara, DJP: Langganan Platform Digital Kena PPN 12%

Rabu, 25 Desember 2024 | 12:30 WIB KEBIJAKAN KEPABEANAN

Fitur MFA Sudah Diterapkan di Portal CEISA sejak 1 Desember 2024

Rabu, 25 Desember 2024 | 11:30 WIB PMK 94/2023

Pemerikaan Pajak oleh DJP terhadap Kontraktor Migas, Apa Saja?

Rabu, 25 Desember 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Dokumen yang Dilampirkan saat Pemberitahuan Perpanjangan SPT Tahunan

Rabu, 25 Desember 2024 | 09:37 WIB KURS PAJAK 25 DESEMBER 2024 - 31 DESEMBER 2024

Kurs Pajak Terbaru: Rupiah Melemah terhadap Mayoritas Mata Uang Mitra

Rabu, 25 Desember 2024 | 09:30 WIB THAILAND

Negara Tetangga Ini Bakal Bebaskan Hutan Mangrove dari Pajak

Rabu, 25 Desember 2024 | 09:00 WIB LAYANAN PAJAK

Kantor Pajak Telepon 141.370 WP Sepanjang 2023, Kamu Termasuk?