SLOVENIA

Imbas Pandemi Covid-19, Setoran Pajak Tol Anjlok

Redaksi DDTCNews | Rabu, 05 Agustus 2020 | 11:10 WIB
Imbas Pandemi Covid-19, Setoran Pajak Tol Anjlok

Ilustrasi. (DDTCNews)

LJUBLJANA, DDTCNews—Realisasi penerimaan jalan tol di Slovenia mengalami kontraksi pada semester I/2020 yang ditandai dengan menurunnya angka penjualan stiker akses jalan bebas hambatan di negara Eropa Tengah tersebut.

Laporan keuangan operator jalan tol Slovenia DARS menunjukan penerimaan pajak dari penjualan stiker akses jalan tol turun 16% pada Desember 2019-Juni 2020. Penurunan tersebut disebabkan faktor tunggal yaitu pandemi Covid-19.

"Angka penjualan stiker pajak jalan tol dalam tujuh bulan terakhir sebesar €110,6 juta (Rp1,9 triliun)," tulis laporan keuangan Slovenia DARS dikutip Rabu (5/8/2020).

Baca Juga:
Negara Ini Bakal Pangkas Tarif Bea Masuk Minuman Beralkohol

Penurunan setoran pajak jalan tol berbanding lurus dengan realisasi volume penjualan stiker akses jalan tol yang tergerus. Selama tujuh bulan terakhir ini, perusahaan pelat merah ini mencatat penjualan sebanyak 2,5 juta stiker akses jalan bebas hambatan.

Realisasi penjualan stiker akses jalan tol tersebut turun 34% dari periode yang sama tahun lalu. Mobilitas warga yang menurun karena pandemi membuat kinerja perusahaan tahun ini kembali menurun.

Tahun fiskal 2019, Slovenia DARS mengumumkan laba bersih operasional jalan tol sebesar €140 juta atau turun 10% dari tahun fiskal 2018. Sementara itu, setoran pajak jalan tol naik 3% menjadi €467 juta euro pada 2019.

Baca Juga:
Ramai Lapor ke Otoritas, WP di Negara Ini Muak dengan Tax Evasion

Untuk diketahui, Slovenia DARS adalah salah satu perusahaan penting dalam pengelolaan infrastruktur jalan tol karena memegang konsesi untuk mengoperasikan jaringan jalan bebas hambatan sepanjang 623,3 km.

Dilansir See News, Slovenia DARS tetap mendapatkan peringkat utang bagus dari lembaga pemeringkat S&P Global Ratings meski tengah menghadapi tekanan. S&P mengganjar status A+ untuk obligasi yang diterbitkan korporasi.

Bukan tanpa sebab, peringkat Slovenia DARS diganjar A+ oleh S&P. Hal ini dikarenakan pemerintah Slovenia diketahui siap memberikan dukungan finansial untuk DARS apabila mengalami kesulitan keuangan. (rig)


Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Selasa, 22 Oktober 2024 | 15:30 WIB AUSTRALIA

Bikin Orang Enggan Beli Rumah, Australia Bakal Hapus BPHTB

Minggu, 20 Oktober 2024 | 14:00 WIB HONG KONG

Negara Ini Bakal Pangkas Tarif Bea Masuk Minuman Beralkohol

BERITA PILIHAN
Selasa, 22 Oktober 2024 | 21:45 WIB LEMBAGA LEGISLATIF

Sah! Misbakhun Terpilih Jadi Ketua Komisi XI DPR 2024-2029

Selasa, 22 Oktober 2024 | 21:00 WIB KEBIJAKAN PAJAK

PPN Mestinya Naik Tahun Depan, Gerindra akan Bahas Bareng Kemenkeu

Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:30 WIB KPP PRATAMA JAMBI TELANAIPURA

WP Gagal Daftar LPSE karena KSWP Tidak Valid, Gara-Gara Tak Lapor SPT

Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:06 WIB LEMBAGA LEGISLATIF

DPR Tetapkan Daftar Mitra Kerja untuk Komisi XII dan Komisi XIII

Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:41 WIB IHPS I/2024

BPK Selamatkan Keuangan Negara Rp13,66 Triliun pada Semester I/2024

Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:30 WIB KANWIL DJP JAWA TIMUR II

Pakai Faktur Pajak Fiktif, Dirut Perusahaan Akhirnya Ditahan Kejari

Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:00 WIB TIPS PAJAK DAERAH

Cara Daftarkan Objek Pajak Alat Berat di DKI Jakarta secara Online

Selasa, 22 Oktober 2024 | 15:30 WIB AUSTRALIA

Bikin Orang Enggan Beli Rumah, Australia Bakal Hapus BPHTB

Selasa, 22 Oktober 2024 | 14:00 WIB KP2KP SIDRAP

Ubah Kata Sandi Akun Coretax, Fiskus: Tak Perlu Cantumkan EFIN