APBN 2024

Suryo Optimistis Target Penerimaan Pajak pada Tahun Ini Bisa Tercapai

Muhamad Wildan | Senin, 15 Juli 2024 | 13:30 WIB
Suryo Optimistis Target Penerimaan Pajak pada Tahun Ini Bisa Tercapai

Dirjen Pajak Suryo Utomo.

JAKARTA, DDTCNews - Dirjen Pajak Suryo Utomo masih optimistis target penerimaan pajak pada tahun ini bisa tercapai meski pemerintah telah memproyeksikan adanya shortfall pajak dalam outlook APBN 2024.

Suryo mengatakan target penerimaan pajak senilai Rp1.988,9 triliun pada tahun ini masih bisa dicapai meski harga komoditas masih rendah dan turun jauh dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Jadi Insyaallah Bu [Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati], dengan bantuan teman-teman dan para stakeholder yang ada di sini, kami akan berupaya untuk mencapainya," katanya, dikutip pada Senin (15/7/2024).

Baca Juga:
WP Gagal Daftar LPSE karena KSWP Tidak Valid, Gara-Gara Tak Lapor SPT

Sesuai dengan tema Hari Pajak tahun ini, yakni Tegar Melangkah Walau Tantangan Menghampar, target penerimaan pajak hampir senilai Rp2.000 triliun tidaklah mustahil untuk dicapai terlepas dari tantangan-tantangan yang ada.

"Walaupun tantangan ataupun hambatan menghampar. Tekad yang ingin kami tularkan kepada teman-teman kami di seluruh DJP, yuk kita rapatkan barisan. Sama-sama satukan langkah untuk satu tujuan, perbaikan, perubahan, dan ujungnya adalah penerimaan negara yang lebih baik," ujar Suryo.

Sebagai informasi, pemerintah memproyeksikan shortfall penerimaan pajak senilai Rp66,9 triliun pada tahun ini. Akibat shortall tersebut, penerimaan pajak 2024 diekspektasikan hanya mencapai Rp1.921,9 triliun atau 96,6% dari target awal.

Baca Juga:
DPR Tetapkan Daftar Mitra Kerja untuk Komisi XII dan Komisi XIII

Shortfall penerimaan pajak pada tahun ini terjadi akibat turunnya harga komoditas yang menekan profitabilitas korporasi dan meningkatkan pengajuan restitusi.

Secara lebih terperinci, penerimaan PPh pada tahun ini diproyeksikan mencapai Rp1.065,5 triliun, 93,5% dari target Rp1.139,8 triliun. Berbanding terbalik, PPN/PPnBM diperkirakan mencapai Rp815,5 triliun, atau di atas target Rp811,4 triliun. (rig)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:30 WIB KPP PRATAMA JAMBI TELANAIPURA

WP Gagal Daftar LPSE karena KSWP Tidak Valid, Gara-Gara Tak Lapor SPT

Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:06 WIB LEMBAGA LEGISLATIF

DPR Tetapkan Daftar Mitra Kerja untuk Komisi XII dan Komisi XIII

Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:30 WIB KANWIL DJP JAWA TIMUR II

Pakai Faktur Pajak Fiktif, Dirut Perusahaan Akhirnya Ditahan Kejari

Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:00 WIB TIPS PAJAK DAERAH

Cara Daftarkan Objek Pajak Alat Berat di DKI Jakarta secara Online

BERITA PILIHAN
Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:30 WIB KPP PRATAMA JAMBI TELANAIPURA

WP Gagal Daftar LPSE karena KSWP Tidak Valid, Gara-Gara Tak Lapor SPT

Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:06 WIB LEMBAGA LEGISLATIF

DPR Tetapkan Daftar Mitra Kerja untuk Komisi XII dan Komisi XIII

Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:41 WIB IHPS I/2024

BPK Selamatkan Keuangan Negara Rp13,66 Triliun pada Semester I/2024

Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:30 WIB KANWIL DJP JAWA TIMUR II

Pakai Faktur Pajak Fiktif, Dirut Perusahaan Akhirnya Ditahan Kejari

Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:00 WIB TIPS PAJAK DAERAH

Cara Daftarkan Objek Pajak Alat Berat di DKI Jakarta secara Online

Selasa, 22 Oktober 2024 | 15:30 WIB AUSTRALIA

Bikin Orang Enggan Beli Rumah, Australia Bakal Hapus BPHTB

Selasa, 22 Oktober 2024 | 14:00 WIB KP2KP SIDRAP

Ubah Kata Sandi Akun Coretax, Fiskus: Tak Perlu Cantumkan EFIN

Selasa, 22 Oktober 2024 | 13:45 WIB KABINET MERAH PUTIH

Tak Lagi Dikoordinasikan oleh Menko Ekonomi, Kemenkeu Beri Penjelasan

Selasa, 22 Oktober 2024 | 13:30 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Kenaikan Tarif PPN Perlu Diikuti dengan Transparansi Belanja