KOTA PADANG

Efek Lebaran, Setoran Pajak Restoran dan Hiburan Diprediksi Naik 200%

Dian Kurniati | Sabtu, 20 April 2024 | 08:00 WIB
Efek Lebaran, Setoran Pajak Restoran dan Hiburan Diprediksi Naik 200%

Ilustrasi. Pegawai hotel merapihkan kamar di Royal Safari Garden, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/4/2024). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/pras.

PADANG, DDTCNews - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat memperkirakan setoran pajak daerah pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) akan mengalami pertumbuhan signifikan pada April 2024 secara bulanan.

Sekretaris Bapenda Kota Padang Fuji Astomi mengatakan setoran pajak pada April 2024 akan didorong oleh momentum libur Lebaran. Pertumbuhan yang tinggi utamanya akan terjadi pada PBJT atas jasa perhotelan, makanan dan minuman, serta hiburan.

"Kami menargetkan peningkatan penerimaan pajak bulan April sebesar 200%," katanya, dikutip pada Sabtu (20/4/2024).

Baca Juga:
Banyak Penambang Tak Terdaftar, Setoran Pajak MBLB Hanya Rp20,9 Juta

Fuji Astomi mengatakan berbagai tempat usaha hotel, restoran, dan hiburan mengalami peningkatan kunjungan selama libur Lebaran. Kondisi tersebut juga berdampak pada pajak daerah yang dipungut oleh pelaku usaha.

Dia menjelaskan Bapenda selama libur Lebaran turut telah melaksanakan monitoring untuk memastikan wajib pajak patuh melakukan pemungutan pajak daerah atas setiap transaksi. Monitoring ini dilaksanakan di sejumlah hotel, restoran, dan tempat hiburan di Kota Padang.

Melalui kegiatan monitoring, Bapenda juga memberikan edukasi kepada pelaku usaha mengenai kewajibannya sebagai pemungut pajak. Menurutnya, kepatuhan pelaku usaha dalam memungut dan menyetorkan pajak juga menjadi bentuk kontribusi kepada pembangunan daerah.

Baca Juga:
Wah! Medan Bisa Kumpulkan Rp784,16 Miliar dari Opsen Pajak

"Pajak adalah salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah. Oleh karena itu, kita harus memaksimalkan potensi sektor ini," ujarnya dilansir topsatu.com.

Melalui Perda Kota Padang 1/2024, diatur tarif 10% untuk PBJT atas makanan dan/atau minuman, tenaga listrik, jasa perhotelan, jasa parkir, serta jasa kesenian dan hiburan. Sementara itu, tarif PBJT 50% berlaku khusus atas jasa hiburan pada diskotek, karaoke, kelab malam, bar, dan mandi uap/spa. (sap)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Minggu, 02 Februari 2025 | 13:00 WIB KOTA BANTUL

Banyak Penambang Tak Terdaftar, Setoran Pajak MBLB Hanya Rp20,9 Juta

Minggu, 02 Februari 2025 | 11:30 WIB KOTA MEDAN

Wah! Medan Bisa Kumpulkan Rp784,16 Miliar dari Opsen Pajak

Minggu, 02 Februari 2025 | 09:35 WIB KOTA BATAM

Begini Strategi Pemkot Optimalkan Pajak Reklame pada Tahun Ini

Minggu, 02 Februari 2025 | 08:00 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Diskon Tiket Pesawat Ada Lagi Saat Lebaran, Upaya Kendalikan Inflasi

BERITA PILIHAN
Minggu, 02 Februari 2025 | 13:30 WIB CORETAX SYSTEM

DJP Terbitkan Buku Manual Coretax terkait Modul Pembayaran

Minggu, 02 Februari 2025 | 13:15 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Lima Hal yang Membuat Suket PP 55 Dicabut Kantor Pajak

Minggu, 02 Februari 2025 | 13:00 WIB KOTA BANTUL

Banyak Penambang Tak Terdaftar, Setoran Pajak MBLB Hanya Rp20,9 Juta

Minggu, 02 Februari 2025 | 12:00 WIB CORETAX DJP

PIC Kini Bisa Delegasikan Role Akses Pemindahbukuan di Coretax DJP

Minggu, 02 Februari 2025 | 11:30 WIB KOTA MEDAN

Wah! Medan Bisa Kumpulkan Rp784,16 Miliar dari Opsen Pajak

Minggu, 02 Februari 2025 | 10:30 WIB PMK 116/2024

Organisasi dan Tata Kerja Setkomwasjak, Unduh Peraturannya di Sini

Minggu, 02 Februari 2025 | 10:30 WIB ADMINISTRASI PAJAK

NPWP OP Baru Terdaftar di 2025, Lapor SPT-nya Nanti 2026 Pakai Coretax

Minggu, 02 Februari 2025 | 09:35 WIB KOTA BATAM

Begini Strategi Pemkot Optimalkan Pajak Reklame pada Tahun Ini

Minggu, 02 Februari 2025 | 09:00 WIB CORETAX SYSTEM

Siapa Saja Sih, yang Bisa Ditunjuk Jadi PIC di Coretax? Ini Jawabnya

Minggu, 02 Februari 2025 | 08:30 WIB AMERIKA SERIKAT

AS Resmi Mulai Kenakan Bea Masuk Atas Barang Kanada, Meksiko, China