AMERIKA SERIKAT

Janet Yellen Resmi Dilantik Jadi Menteri Keuangan AS

Muhamad Wildan | Rabu, 27 Januari 2021 | 17:18 WIB
Janet Yellen Resmi Dilantik Jadi Menteri Keuangan AS

Menteri Keuangan AS Janet Yellen. (foto:AFP/Financial Times)

WASHINGTON D.C., DDTCNews – Janet Yellen resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan AS ke-78, sekaligus menjadi menteri keuangan perempuan pertama sejak Kementerian Keuangan didirikan pada 232 tahun silam.

"Yellen mendapatkan sebanyak 84 suara. Lalu, 15 anggota Senat lainnya yang menolak penunjukan Yellen sebagai menteri keuangan berasal dari anggota Senat AS Partai Republik," tulis mnetax.com dalam pemberitaannya, Rabu (27/1/2021).

Sebagai menteri keuangan AS yang baru, Yellen berkomitmen mengawal berbagai rencana reformasi perpajakan yang diusung oleh Presiden AS Joe Biden seperti meningkatkan tarif pajak korporasi dari 21% menjadi 28%.

Baca Juga:
AS Buka Opsi Batalkan Bea Masuk 25% Atas Impor dari Kanada dan Meksiko

Yellen juga akan mengawal rencana meningkatkan tarif pajak bagi individu dengan penghasilan di atas US$400.000 per tahun dan pemberian stimulus senilai US$1,9 triliun untuk menangani dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Untuk, Yellen sebelumnya juga menjadi perempuan pertama yang menduduki kursi pimpinan bank sentral AS pada 2014 hingga 2018. Adapun Yellen juga pernah menjabat sebagai White House Council of Economic Advisers.

Selain Yellen, Biden menunjuk Director Urban-Brookings Tax Policy Center Mark Mazur sebagai Asisten Menteri Keuangan Bidang Kebijakan Pajak. Jabatan ini sebelumnya sempat diduduki oleh Mazur ketika Barack Obama masih menjabat sebagai Presiden AS.

Mazur menduduki jabatan tersebut selama 5 tahun dan mulai bergabung pada Urban-Brookings Tax Policy Center pada 2017. Mazur kjuga memiliki pengalaman bekerja sebagai Direktur Riset, Analisis, dan Statistik Internal Revenue Service (IRS) selama 8 tahun. (rig)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Jumat, 31 Januari 2025 | 09:30 WIB AMERIKA SERIKAT

AS Buka Opsi Batalkan Bea Masuk 25% Atas Impor dari Kanada dan Meksiko

Kamis, 30 Januari 2025 | 17:55 WIB PAJAK INTERNASIONAL

Penghindaran Pajak Lebih Rugikan Negara Berkembang daripada yang Maju

Kamis, 30 Januari 2025 | 10:51 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Bangun Sistem Pajak Berkeadilan, Civil Society Perlu Pahami Isu Pajak

BERITA PILIHAN
Jumat, 31 Januari 2025 | 10:11 WIB KEBIJAKAN PAJAK

PPh Final 0,5% dan PTKP Rp500 Juta, Intervensi Pemerintah Dukung UMKM?

Jumat, 31 Januari 2025 | 09:30 WIB AMERIKA SERIKAT

AS Buka Opsi Batalkan Bea Masuk 25% Atas Impor dari Kanada dan Meksiko

Jumat, 31 Januari 2025 | 09:15 WIB BERITA PAJAK HARI INI

Pahami Perincian Penelitian Bukti Potong Atas WP Restitusi Dipercepat

Jumat, 31 Januari 2025 | 08:30 WIB KOTA MEDAN

Kini Ada Opsen, Medan Mulai Aktif Tagih Pajak Kendaraan Bermotor

Kamis, 30 Januari 2025 | 18:00 WIB TIPS PAJAK

Cara Ajukan Pembebasan PBB-P2 bagi Pensiunan PNS di DKI Jakarta

Kamis, 30 Januari 2025 | 17:55 WIB PAJAK INTERNASIONAL

Penghindaran Pajak Lebih Rugikan Negara Berkembang daripada yang Maju

Kamis, 30 Januari 2025 | 16:00 WIB PROVINSI JAWA BARAT

Dedi Mulyadi Ingin Pakai 100% Pajak Kendaraan untuk Pembangunan Jalan

Kamis, 30 Januari 2025 | 15:11 WIB KONSULTASI CORETAX

Istri Pilih ‘Hanya Registrasi’ di Coretax, Perlu Lapor SPT Sendiri?

Kamis, 30 Januari 2025 | 15:00 WIB KEBIJAKAN KEPABEANAN

Ada Fasilitas KITE, Menko Airlangga Ingin Daya Saing UMKM Meningkat

Kamis, 30 Januari 2025 | 14:30 WIB PERATURAN PAJAK

Ketentuan Terbaru Soal Penghapusan Piutang Pajak, Dowload di Sini!