ADMINISTRASI PAJAK

Istri Baru Mulai Bekerja Bisa Pakai NPWP Suami? Begini Penjelasan DJP

Redaksi DDTCNews | Jumat, 21 April 2023 | 10:30 WIB
Istri Baru Mulai Bekerja Bisa Pakai NPWP Suami? Begini Penjelasan DJP

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews – Ditjen Pajak (DJP) menyebut istri yang baru bekerja dapat menggunakan nomor pokok wajib pajak (NPWP) suami guna memenuhi kebutuhan administrasi pajak di tempat perusahaan istri tersebut bekerja.

Penjelasan dari otoritas pajak tersebut merespons pertanyaan dari salah satu warganet di media sosial. Menurut DJP, istri bisa menggunakan NPWP suami untuk keperluan administrasi pajak sepanjang belum pernah mendaftar atau memiliki NPWP sendiri.

“Ketentuan NPWP istri gabung dengan suami disebutkan dalam Pasal 8 ayat (1), (2), dan (4) Peraturan Dirjen Pajak No. PER-04/PJ/2020,” sebut DJP dalam akun Twitter @kring_pajak, dikutip pada Jumat (21/4/2023).

Baca Juga:
Daftar Role Akses Coretax DJP Bertambah! Simak di Sini Lengkapnya

Merujuk pada Pasal 8 ayat (1) PER-04/PJ/2020, wanita kawin yang menghendaki pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban pajak digabung dengan pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban pajak suami tidak dapat mendaftarkan dirinya untuk memperoleh NPWP atas nama dirinya sendiri.

Dalam hal memerlukan NPWP, wanita kawin menggunakan NPWP suaminya sesuai dengan prinsip 1 kesatuan ekonomi dalam keluarga seperti diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang pajak penghasilan.

Wanita kawin dapat mengajukan permintaan pencetakan kartu NPWP dengan menggunakan NPWP suami dan mencantumkan nama dirinya sendiri.

Baca Juga:
Kenaikan PPN Tak Banyak Sumbang Penerimaan, DPR Dukung Penghematan

“Prosedur pengajuan cetak kartu NPWP istri yang digabung dengan suami tidak diatur secara khusus dalam ketentuan PER-04/PJ/2020. Silakan konfirmasi ke KPP yah,” sebut DJP.

Sebagai informasi, NPWP adalah nomor yang diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya. (sabian/rig)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Senin, 03 Februari 2025 | 11:30 WIB CORETAX SYSTEM

Daftar Role Akses Coretax DJP Bertambah! Simak di Sini Lengkapnya

Senin, 03 Februari 2025 | 11:11 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Kenaikan PPN Tak Banyak Sumbang Penerimaan, DPR Dukung Penghematan

Senin, 03 Februari 2025 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Ketentuan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak dalam PMK 81/2024

Senin, 03 Februari 2025 | 10:43 WIB KMK 2/KM.10/2025

Simak di Sini! Tarif Bunga Sanksi Administrasi Pajak Februari 2025

BERITA PILIHAN
Senin, 03 Februari 2025 | 11:30 WIB CORETAX SYSTEM

Daftar Role Akses Coretax DJP Bertambah! Simak di Sini Lengkapnya

Senin, 03 Februari 2025 | 11:11 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

Kenaikan PPN Tak Banyak Sumbang Penerimaan, DPR Dukung Penghematan

Senin, 03 Februari 2025 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Ketentuan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak dalam PMK 81/2024

Senin, 03 Februari 2025 | 10:43 WIB KMK 2/KM.10/2025

Simak di Sini! Tarif Bunga Sanksi Administrasi Pajak Februari 2025

Senin, 03 Februari 2025 | 09:30 WIB TARIF BEA KELUAR CPO

Harga Referensi Melemah, Tarif Bea Keluar CPO Bulan Ini US$124 per MT

Senin, 03 Februari 2025 | 08:55 WIB BERITA PAJAK HARI INI

PIC Coretax Jangan Bingung! DJP Beri Panduan, Bahas Soal Role Akses

Senin, 03 Februari 2025 | 08:00 WIB AMERIKA SERIKAT

Presiden Trump Siapkan Tarif Bea Masuk untuk Impor dari Uni Eropa

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:30 WIB PMK 119/2024

Bertambah! Aspek Penelitian Restitusi Dipercepat WP Kriteria Tertentu